SMP IT & SMAIT KHR. Ma'mun Nawawi Adalah sebuah lembaga di bawah naungan Yayasan Al Baqiyatussholihat KHR. Ma'mun Nawawi yang merupakan salah satu pesantren tertua yang ada di Kabupaten Bekasi.
Yaitu berdiri pada tahun 1938M oleh Mama KHR. Ma'mun Nawawi. Dibawah asuhan putranya, KHR. Jamaluddin Nawawi, berdiri SMPIT KHR. Ma'mun Nawawi pada tahun 2015 dan SMAIT KHR Ma'mun Nawawi pada tahun 2023. Usia yang relatif sangat muda namun tidak mengurangi kualitas pendidikan bahkan dengan konsep "Nyantri dan Sekolah" memadukan pola pembelajaran pesantren tradisional dengan menitik beratkan dalam hal kajian kitab kuning dengan pembelajaran sekolah mengedepankan aspek akademik. yang Dari sinilah kami berkomitmen mendidik santri yang tidak hanya pandai dalam hal kajian agama akan tetapi pandai pula dalam hal akademik.
Dalam Hal Ini Kami Menghadirkan Motto:
"Ilmu Umum (Akademik) Jangan Ketinggalan, Ilmu Agama Harus Diutamakan"
Saat ini umur Pondok Pesantren Al-Baqiyatussolihat sudah 88 tahun (2026), pesantren ini berdiri di atas tanah seluas 2995 m2 masih tetap eksis dan setia dengan mengajarkan kitab kuning kepada para santrinya, baik ilmu alat (nahwu, shorof, balaghoh), ilmu faraidh (waris), ilmu fiqih, falak (hisab), ilmu tauhid dan sebagainya.
Pendiri
KH. Raden Ma’mun Nawawi
Pengasuh
1. KH. Raden Ma’mun Nawawi
2. KH. Jamaluddin Nawawi
Pendidikan
Pendidikan Formal
1. SMPIT KHR Ma'mun Nawawi
2. SMAIT KHR Ma'mun Nawawi
Pendidikan Non Formal
1. Madrasah Diniyah Awaliyah, Wustho dan Ula
2. Tahfidzul Qur'an
Ekstrakurikuler
Pesantren Al-Baqiyatussholihat memiliki ekstrakurikuler sebagai berikut:
1. Tahfidz Qur'an
2. Tahsin Qur'an
3. Kitab Kuning
4. Kaligrafi
5. Maulid Al-Habsyi
6. Hadrah
7. Khitobiyah
8. Pembacan Maulid & Shalawat Majelis Shalawat Kubro
9. Silat Pagar Nusa
10. Pramuka
11. Sepakbola/Futsal
12. Basket
13. Voli
14. Badminton
15. OSIS
16. Paskibra
17. PMR
Menjadikan Lembaga Pendidikan yang unggul dalam pengajaran Agamis Khas Pesantren Tradisional dengan Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sebagai bekal di dalam bermasyarakat menyampaikan dakwah Multikultura"