Inilah Jadwal Streaming Channel Youtobe Pesantren Al Baqiyatussholihat Puasa 2024 : Almanak Cibogo Tetapkan Selasa Awal Puasa Ngaji Pasaran Bulan Ramadhan di Ponpes Al Baqiyatussholihat Resmi Dibuka Sambut Ramadhan, Pesantren Al Baqiyatussholihat Adakan Pengajian Kilatan (Pasaran) Malam Nisyfu Sya’ban Di Pesantren Al Baqiyatussholihat Keistimewaan Malam Nisfu Sya’ban

Pendidikan

Nusa dan Tara Si Lilin Penanding Rembulan

badge-check


					Nusa dan Tara Si Lilin Penanding Rembulan Perbesar

Perkenalkan, namaku Nusa. Usiaku mulai menginjak 15 tahun. Sejak kecil aku diajarkan orang tuaku membuat berbagai kerajinan tangan, mulai dari dua dimensi sampai tiga dimensi. Karena memang itulah pekerjaan keluargaku turun-temurun. Meski penghasilan tak seberapa, namun bisa memenuhi kebutuhan hidup hingga saat ini.

Ini adik perempuanku satu-satunya, ia bernama Tara. Si kecil yang sangat hobby menulis dari belia. Entah ia mengambil turunan dari mana akan keahlian itu. Karya-karyanya sangat banyak. Sehari ia mampu menulis lima sampai sepuluh karya. Pernah ia coba sebarkan (dijual ke mana-mana), tetapi hampir tidak ada peminat. Bahkan kadang diejek oleh teman-temannya dan tetangga sekitar. Alasannya, buku yang dipakai menulis tidak bagus dan penampilan yang dikenakan kurang rapih layaknya para penulis handal di luaran sana. Padahal mereka belum membaca karya adikku, tetapi matanya terlanjur dibutakan oleh hal yang seharusnya tak perlu dipandang apalagi diutamakan! Wajar bila mendapat perlakuan demikian ia kerap kali menangis tersedu-sedu, selain ia seorang perempuan, usianya pun baru mencapai 10 tahun.

Senjata yang sering sku lempar untuknya adalah kalimat : “Sekarang karya-karyamu tidak dilirik oleh sebagian orang, tapi esok-lusa, percayalah semua orang di negeri ini bahkan negeri lain akan membutuhkan! Semangat, Dek.. jangan putus harapan untuk menjadi Lilin Penanding Rembulan. Kita adalah NUSANTARA!”

Ya, itulah sebabnya mengapa orang tuakami memberi nama Nusa dan Tara, karena mereka menyimpan harapan besar agar kami mampu menjadi sosok terbaik bagi negeri.

……

Seperti biasa, setelah selesai membuat kerajinan Nusa dan Tara mendagangkannya. Keliling kampung bahkan sesekali nekat ke kota-kota besar. Hampir setiap hari berangkat pagi dan pulang malam, mendapat penghasilan rata-rata Rp.300.000; per hari. Terkadang lebih, namun seringnya kurang.

Suatu ketika mereka berdua kelelahan kemudian memutuskan untuk istirahat di samping masjid hingga tertidur sampai waktu Dzuhur tiba. Ada salah seorang yang membangunkan mereka untuk ikut sholat, tetapi mereka hanya menjawab “Iya Pak, nanti saja.” Sang pengajak trsebut melempar senyum. Setelah satu jam berlalu, ia menanti kedua anak itu untuk masuk ke dalam, namun tak kunjung tiba. Akhirnya ia menghampiri kembali dan didapati kedua anak tersebut hendak melangkah pergi.

“Tunggu, Nak. Kalian mau ke mana? Sudah sholatnya?” tanya Bapak itu lembut

“Mau kerja lagi, Pak. Belum Pak, takut waktunya kekuras buat nyari uang nanti pendapatannya dikit..” jawab Tara dengan polos sambal dibetulkan oleh Nusa

Dengan melempar senyum Bapak itu semakin mendekati mereka dan bertanya kembali, “Memangnya kalian kerja apa, Nak Pintar?”

“Kerajinan tangan, Pak. Ada anyaman, rajut, lukisan, hiasan, dll.” Jawab Nusa

“Sama karya tulis juga, Pak..” lanjut Tara dengan semangat

Bapak itu pun segera melihat-lihat jualan mereka dan nampak tertarik.

“Masyaallah! Indah dan unik-unik sekali, Nak. Apa lagi ini karya tulisnya mantap. Saya mau beli semuanya, tapi ada beberapa syarat.”

“Apa itu, Pak?” tanya mereka penasaran diselingi semangat

“Kalian harus mau belajar agama sama saya, dua jam saja… gimana?”

“Hmmm” pikir mereka bingung

“Oke deh, jualannya saya bayar 2x lipat sebagai ganti rugi menguras waktu kalian… gimana?”

“Siap, Pak kami mau!” jawab mereka serempak begitu semangat

Akhirnya mereka berdua masuk ke dalam masjid untuk belajar agama dengan Bapak itu, namun sebelum dimulai mereka diminta untuk sholat. Ternyata, mereka bukan tidak mau sholat, tetapi memang belum bisa tatacaranya. Kamudian Bapak itu mengajarkan dengan baik. Usai sholat, mereka diberi makanan enak yang belum pernah mereka rasakan selama ini. Sehingga belajarpun menjadi lebih fokus.

Karena mereka masih sangat muda, jadi sangat mudah dalam memahami apa yang diajarkan Bapak itu, terlebih Bapak itu memang mengajarkan dengan sangat teliti, hati-hati dan menyenangkan. Akhirnya, masuklah cahaya iman dalam hati mereka sehingga kini mereka merasa takut untuk meninggalkan sholat.

“Jadi intinya, semua di alam semesta ini berjalan sesuai kehendak dan kuasa Allah. Maka, libatkan Allah dalam segala urusan niscaya urusan kalian berjalan dengan sangat baik. Kuncinya do’a, yakin, usaha dan pasrah. Paham?”

“Alhamdulillah, paham, Pak. Terima kasih banyak ilmunya.” Ucap Nusa dan Tara

“Iya, Nak. Jangan lupa berterimakasih juga sama Allah, Ya? Oh iya, ini uangnya ambil semua. Pakai dengan baik untuk hal-hal yang Allah ridhoi. Nanti 5 sampai 7 tahun yang akan datang, saya ingin melihat kalian jadi orang besar!” pesan Bapak itu

“Aamiin Ya Allah…” jawab Nusa dan Tara

……

(Dua pekan kemudian)

          Orang tua Nusa dan Tara merasa kedua anaknya agak berbeda. Sedikit-sedikit berwudhu dan lisannya hampir selalu bergerak setiap saat (dzikir dan sholawat). Jika malam pun kini suka bangun terlebih dalu dan pasti melaksanakan sholat. Hati mereka cukup senang, namun merasa hal demikian mengganggu aktivitas rutin keluarga mereka yang biasanya menghabiskan waktu untuk bekerja. Pendapatanpun sering turun akhir-akhir ini. Lalu mereka menegur kedua anaknya itu. Nusa dan Tara degan santun menjawab bahwa mereka ingin menjadi anak yang shalih dan shalihah serta berharap orang tua mereka pun berubah agar lebih mendekat kepada Sang Pemberi Rezeki. Namun ucapan dan harapan mereka malah ditentang.

“Ibadah hanya membuat waktu mencari rezeki hilang, dan ibadah tidak akan buat kita kaya!” ucap sang Ibu

“Astagfirullah Bu, jangan berkata demikian. Allah Maha Pemurah, Bu…” ucap Nusa

“Kalau benar begitu, harusnya dua minggu kalian ibadah full uang berdatangan! Ini mana? Malah pendapatan makin merosot. Itu yang namanya Pemurah?” tanya sang Ayah

“Semua butuh proses seperti kita membuat kerajinan, Yah..” jawab Tara

“Sudah-sudah, kalua kalian tidak mau nurut lagi sama orang tua, mending angkat kaki, jangan tinggal disini, kita tidak butuh anak pembangkag!” teriak sang Ibu

Akhirnya Nusa dan Tara pun merapikan pakaian mereka. Tetap dengan kesantunan mereka berkata, “Ibu, Ayah… kita pergi bukan untuk membangkang. Tapi mau menjemput keajaiban Tuhan. Mohon do’akan kami. Nanti kalua kami sudah menjadi ‘Penanding Rembulan’ kami jemput Ibu dan Ayah…” ucap Nusa dengan menahan tangis

“Sana pergi, jangan banyak bicara!” Usir sang Ayah

Mereka pamitan, mencoba meraih tangan kedua orang tuanya namun ditepis berkali-kali dan ucapan salam pun tak direspon sama sekali.

(Lima tahun kemudian)

        Kemampuan berkarya Nusa dan Tara semakin melejit. Nama mereka hampir tranding topik di setiap media sosial menempati 3 teratas. Hal demikian tentu diraih tidak secara kebetulan, melainkan usaha yang selalu diasah setiap harinya, pun disertai do’a yang tak kunjung padam di setiap malam dan siang. Kini mereka cukup dikenal oleh banyak orang. Beberapa kerajinan tangan Nusa dipajang di beberapa pameran dan karya tulis Tara pun sebagian mulai diterbitkan dan mendapat banyak pembaca.

……

Suatu ketika, saat mereka sepulang mengisi acara seminar, mereka mendapati beberapa pemuda yang sedang berjudi di tengah jalan. Lalu Nusa memotonya. Melaju ke jalan berikutnya melihat lagi beberapa pemuda yang tengah berpacaran, Nusa kembali memotonya. Terakhir, mendekati jalan meuju pulang, mereka menyaksikan beberapa pemuda yang mencopet barang dan uang orang-orang yang sdang melintasi jalan. Hal tersebut juga Nusa foto.

Sesampainya di rumah Tara heran dan bertanya mengapa Kakaknya itu hanya memoto para pemuda tadi, bukannya melakukan sesuatu yang dapat membuahkan perubahan. Nusa menjawab dengan tenang, “Berdakwah tidak mesti langsung, Dek. Kakak ada rencana untuk semua itu.”

“Rencana apa? Lapor polisi?” tanya Tara penasaran

“Bukan, nanti kamu juga bentar lagi tau. Hehehe…”

“Ih Kakak mulai maen rahasia-rahasiaan!”

“Hussstttt sabar, Adekku yang shalihah…”

……

Beberapa hari kemudian, Nusa meminta tolong kepada kenalannya yang ahli dalam bidang silat dan meminta orang-orang yang ia foto kemarin didatangkan ke hadapannya. Mereka menyanggupi hal itu dan tiga jam kemudian para pemuda tersebut langsung tiba di rumah Nusa. Tara sangat terkejut. Kemudian Nusa meminta temannya itu melepas ikatan tali di tubuh mereka semua.

“Heh apa-apaan lo bawa kita ke sini? Ada maksud apa? Mau cari masalah lo? Mentang-mentang terkenal bisa seenaknya!” teriak mereka dengan volume nyaring

Tanpa menjawab ocehan mereka, Nusa segera memberikan hidangan enak dengan sangat banyak disertai uang di setiap wadahnya.

“Silakan dimakan dan ambil sesuka kalian.” Ucap Nusa lembut

“Untuk apa?” tanya mereka

Shodakoh.” Jawab Nusa santun

“Lo kira kita orang gak mampu apa?!” ucap mereka tidak terima

“Kalau kalian mampu, kenapa harus mencuri dan berjudi? Dan bagi kalian yang berpacaran, saya kira uang itu cukup untuk modal kalian mengadakan akad pernikahan. Atau masih kurang?”

Mereka membisu.

“Kalian masih sangat muda, kerja apa pun masih kuat. Berkarya pun masih fress otaknya. Lantas kenapa waktu dibuang begitu saja? Okelah kalau malas pengennya rebahan, masih mending. Tapi kalau dipake maksiat, kebangetan! Kurang baik apa orang tua kalian, kok seenaknya nginjek-nginjek harga diri orang tua dan ngerobek hatinya?! Kurang apa Allah sama kalian, fisik masih sempurna, kesehatan dikasih. Kok bisa-bisanya berbuat dosa sebesar itu? Emang menurut kalian neraka itu bohong kisahnya? Atau kalian pikir neraka itu sama kayak api rokok? Jauh! Bahkan gunung merapi aja gak ada apa-apanya…”

Ada yang mau mengelak diantara mereka, namun Nusa memotong argumennya dan segera melanjutkan perkataannya, “Saya berkata seperti ini bukan so suci, tapi saya satu saudara seiman dengan kalian. Jujur, saya pun dulu gak bisa sholat bahkan gak kenal Allah sama sekali. Tapi kita harus ada niatan baik dan buktikan niat itu dengan ikhtiar yang nyata. Sekarang pilihan ada di kalian. Kalau mau membantah saya, kenalan polisi di mana-mana. Tapi kalau mau berubah lebih baik dengan sungguh-sungguh, semua makanan itu dan uangnya yang berjumlah Rp.30.000.000; jadi milik kalian. Anggap aja modal, kedepannya kalian usaha sendiri karena hidup harus ada perjuangan.”

Mereka semua menangis terisak-isak. Setelah reda, Nusa mengajak mereka berwudhu dan mengajarkan shalat taubat. Akhirnya hati mereka menemukan ketentraman dan niat berubah baik pun mulai tumbuh.

……

Beberapa bulan kemudian nama Nusa dan Tara semakin melejit hingga ke manca negara. Kini mereka dikenal sebagai pemuda inspiratif dalam berkarya. Dan di beberapa media sosial mereka memperkenalkan orang tua mereka, menunjukan foto dan berkata, “Sungguh, tanpa wasilah kedua orang tua, kami berdua bukanlah apa-apa. Ayah, Ibu, alhamdulillah Nusa dan Tara sudah bisa buktiin kalau kita bisa jadi lilin penanding rembulan. Tolong, siapapun yang melihat Bapak dan Ibu yang ada di foto ini, kabarkan kami, akan kami jemput mereka langsung dan yang memberi kabar akan kami beri uang senilai Rp.20.000.000; tanpa lupa, kami pun mengucap terima kasih kepada seorang Bapak baik hati yang masyaallah pernah mengajarkan kami syari’at agama. Entah siapa namanya, kami rindu ingin berjumpa kembali. Bukankah Bapak sendiri yang mengatakan ingin melihat kami sukses? Jika Bapak menyaksikan ini, tolong hubungi kami, kami pun akan jemput Bapak.”

Beberapa saat kemudian Bapak yang dimaksud Nusa dan Tara itu mengetuk pintu rumah mereka. Mereka berdua terkejut dan sangat bahagia, terlebih Bapak itu pun membawa kedua Orang tua mereka. Dengan penuh kesantunan mereka berdua mencium tangan ketiga orang mulia iersebut dan mempersilakan masuk serta dilayani bagaikan raja dan ratu.

Di tengah perbincangan, Tara bertanya mengapa mereka bertiga bisa bersama. Bapak itu menjawab, bahwasanya ia adalah seorang Ustadz ternama yang bernama Zauary Al-Maknuny, yang saat itu menyamar ke kampung untuk membantu perekonomian masyarakat. Sampai akhirnya bertemu dengan Orang tua Nusa dan Tara yang menceritakan kekecewaan terhadap Nusa dan Tara sebab lebih memilih pergi karena Allah. Akhirnya beliau mengajak untuk tinggal besama dan menanggung kehidupan orang tua Nusa dan Tara serta dibimbing pula agar dekat dengan Allah.

“Masyaallah tabarokallah, Pak.. kami tidak tahu harus membalas apa atas segala kebaikan Bapak.. sepertinya seluruh uang yang kami miliki pun tidak akan cukup..” ucap Nusa dan Tara dengan bola mata yang berkaca-kaca

“Balasan kalian terhadap saya adalah cukup dengan istiqomah menjadi pribadi pecinta ibadah dan menjadi NUSANTARA si lilin penanding rembulan.”

“Insyaallah, itu pasti, Pak.”

“Alhamdulillah… aamiin…”

Mereka berdua kembali mencium tangan Ustadz Zauhary dan dilanjut memeluk kedua orang tua mereka. kini mereka kembali berkumpul dengan nuansa yang lebih baik dari sebelumnya.

SELESAI

 

(Kutipan cerpen inspirasi)

Baca Lainnya

Kedatangan Santri Baru Di Pondok Pesantren Al-Baqiyyatusholihat

15 Juli 2024 - 08:53

Keistimewaan Bulan Muharram

8 Juli 2024 - 21:09

Para Santri Pondok Pesantren Al-Baqiyyatusholihat Kembali Aktif Belajar Setelah Liburan Akhir Semester

8 Juli 2024 - 19:53

Sekilas Perihal Doa Akhir Dan Awal Tahun Hijriah

6 Juli 2024 - 14:13

Ustadzah Syifa Sayyidah Nafisah, L.c. Lolos Sebagai Peserta Pendidikan Kader Ulama (PKU) 2024

3 Juli 2024 - 14:53

Trending di Berita
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 118880681

article 118880682

article 118880683

article 118880684

article 118880685

article 118880686

article 118880687

article 118880688

article 118880689

article 118880690

article 118880691

article 118880692

article 118880693

article 118880694

article 118880695

article 118880696

article 118880697

article 118880698

article 118880699

article 118880700

teknik rtp mahjong ways

pola scatter hitam rtp

analisis rtp pg soft

strategi rtp mahjong ways2

validasi rtp kasino online

psikologi rtp mahjong ways

analisa grafik rtp pg soft

rtp live server kasino

pola tempo scatter hitam

rtp mahjong ways koneksi

article 118880711

article 118880712

article 118880713

article 118880714

article 118880715

article 118880716

article 118880717

article 118880718

article 118880719

article 118880720

berita 128000751

berita 128000752

berita 128000753

berita 128000754

berita 128000755

berita 128000756

berita 128000757

berita 128000758

berita 128000759

berita 128000760

article 128000761

article 128000762

article 128000763

article 128000764

article 128000765

article 128000766

article 128000767

article 128000768

article 128000769

article 128000770

metodologi rtp scatter hitam

pola visual psikologi pg soft

studi rtp kasino online

sinkronisasi pola mahjong ways

prediksi rtp mahjong ways

algoritma pg soft digital

transparansi rtp kasino

efisiensi modal mahjong ways

kecepatan server rtp scatter

statistik rtp mahjong ways

article 128000781

article 128000782

article 128000783

article 128000784

article 128000785

article 128000786

article 128000787

article 128000788

article 128000789

article 128000790

artikel 128000846

artikel 128000847

artikel 128000848

artikel 128000849

artikel 128000850

artikel 128000851

artikel 128000852

artikel 128000853

artikel 128000854

artikel 128000855

post 128000856

post 128000857

post 128000858

post 128000859

post 128000860

post 128000861

post 128000862

post 128000863

post 128000864

post 128000865

post 128000866

post 128000867

post 128000868

post 128000869

post 128000870

post 128000871

post 128000872

post 128000873

post 128000874

post 128000875

pola pg soft disiplin bermain

transparansi rtp mahjong ways

sensor data kasino online

panduan rtp mahjong ways2

pola scatter hitam mingguan

fluktuasi rtp mahjong ways

strategi pola mahjong ways2

analisa rtp live scatter

sistem pg soft mekanisme

pola distribusi kasino global

post 128000886

post 128000887

post 128000888

post 128000889

post 128000890

post 128000891

post 128000892

post 128000893

post 128000894

post 128000895

story 138000856

story 138000857

story 138000858

story 138000859

story 138000860

story 138000861

story 138000862

story 138000863

story 138000864

story 138000865

post 138000866

post 138000867

post 138000868

post 138000869

post 138000870

post 138000871

post 138000872

post 138000873

post 138000874

post 138000875

post 138000876

post 138000877

post 138000878

post 138000879

post 138000880

post 138000881

post 138000882

post 138000883

post 138000884

post 138000885

indikator rtp pg soft

pola visual server mahjong

rtp momentum scatter hitam

strategi manual kasino online

perbandingan rtp mahjong ways2

pola simbol pg soft

rtp pola layar mahjong

strategi modal scatter hitam

evaluasi rtp server kasino

pola riwayat mahjong ways2

post 138000896

post 138000897

post 138000898

post 138000899

post 138000900

post 138000901

post 138000902

post 138000903

post 138000904

post 138000905

journal-228000406

journal-228000407

journal-228000408

journal-228000409

journal-228000410

journal-228000411

journal-228000412

journal-228000413

journal-228000414

journal-228000415

journal-228000416

journal-228000417

journal-228000418

journal-228000419

journal-228000420

journal-228000421

journal-228000422

journal-228000423

journal-228000424

journal-228000425

journal-228000426

journal-228000427

journal-228000428

journal-228000429

journal-228000430

journal-228000431

journal-228000432

journal-228000433

journal-228000434

journal-228000435

cuaca 228000436

cuaca 228000437

cuaca 228000438

cuaca 228000439

cuaca 228000440

cuaca 228000441

cuaca 228000442

cuaca 228000443

cuaca 228000444

cuaca 228000445

cuaca 228000446

cuaca 228000447

cuaca 228000448

cuaca 228000449

cuaca 228000450

keamanan scatter hitam global

volatilitas rtp mahjong ways

logaritma digital pg soft

transparansi rtp kasino online

pola transisi mahjong ways

monitoring rtp real time

statistik putaran pg soft

algoritma rtp pg soft

manajemen risiko kasino

metrik rtp mahjong ways

strategi scatter hitam adaptif

validitas rtp kasino online

pola rekap mahjong ways

sinkronisasi rtp server

volatilitas mahjong ways

cuaca 228000466

cuaca 228000467

cuaca 228000468

cuaca 228000469

cuaca 228000470

cuaca 228000471

cuaca 228000472

cuaca 228000473

cuaca 228000474

cuaca 228000475

cuaca 228000476

cuaca 228000477

cuaca 228000478

cuaca 228000479

cuaca 228000480

article 228000441

article 228000442

article 228000443

article 228000444

article 228000445

article 228000446

article 228000447

article 228000448

article 228000449

article 228000450

article 228000451

article 228000452

article 228000453

article 228000454

article 228000455

statistik rtp mahjong ways2

pola mitigasi scatter liar

rtp pg soft sesi stabil

sinkronisasi data kasino online

rasio rtp mahjong ways

prediksi scatter hitam

algoritma rtp mahjong ways2

logika pola pg soft

analisa rtp kasino modern

optimasi scatter riwayat putaran

article 228000466

article 228000467

article 228000468

article 228000469

article 228000470

article 228000471

article 228000472

article 228000473

article 228000474

article 228000475

update 238000532

update 238000533

update 238000534

update 238000535

update 238000536

update 238000537

update 238000538

update 238000539

update 238000540

update 238000541

post 238000541

post 238000542

post 238000543

post 238000544

post 238000545

post 238000546

post 238000547

post 238000548

post 238000549

post 238000550

post 238000551

post 238000552

post 238000553

post 238000554

post 238000555

post 238000556

post 238000557

post 238000558

post 238000559

post 238000560

fluktuasi rtp mahjong ways2

konsistensi scatter statistik

pola sesi mahjong ways

transparansi rtp kasino online

scatter hitam sinkronisasi server

prosedur pola pg soft

algoritma rtp free spin

distribusi scatter acak

respon mesin mahjong ways

keamanan data rtp kasino

post 238000571

post 238000572

post 238000573

post 238000574

post 238000575

post 238000576

post 238000577

post 238000578

post 238000579

post 238000580

news-1701