Bekasi – Pondok Pesantren Al-baqiyatussholihat kembali menggelar acara tahunan Haflatul Wada untuk Angkatan 87, pada Minggu, 21 Juni 2026. Acara yang berlangsung di halaman Pesantren Al-baqiyatussholihat, Jl. KHR. Ma’mun Nawawi, Kp. Cibogo Kaum RT. 03/01 Ds. Sindangmulya, Cibarusah , Bekasi ini menjadi momen istimewa karena sekaligus menjadi ajang perpisahan santri Tingkat SLTA dan SLTP.
Dengan mengusung tema “Iman, Ilmu bagi Martabat Manusia Q.S. Al-Mujadilah”, acara ini berlangsung penuh haru dan kebersamaan. Sebanyak 47 wisudawan dan wisudawati dinyatakan telah menyelesaikan pendidikan mereka di Pesantren Al-baqiyatussholihat. Para santri turut memeriahkan acara dengan penampilan seni Islami seperti Syarhil dan tari nirmala.

Haflatul Wada dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Muhammad Lutfiasyah.
Ketua pelaksana acara, Ust. Adi Nurmanto, menyampaikan sambutan yang menggugah dan reflektif. Ia menyatakan bahwa acara ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk penghargaan atas perjuangan para santri. “Haflatul Wada bukan hanya ceremony semata, melainkan menjadi refleksi bagi kita semua. Tentang bagaimana kesabaran melahirkan kekuatan, dan bagaimana pengabdian menumbuhkan keberkahan dalam perjalanan hidup santri. Acara ini adalah persembahan dari kami, untuk mereka, dan tentang mereka,” ujar Ust Adi dengan penuh semangat.
Salah satu wali santri, Bapak , menyampaikan pesan yang menggugah hati. Ia berkata, “Semua punya kualitas dalam pendidikan, namun dalam keberkahan tidak semuanya memiliki saya yakin dengan menyekolahkan disini bukan hanya ilmu yang di dapat, tapi keberkahan para ulama insyaallah diraihnya.”
KH. Faiz Taufik Nawawi, selaku Kepala Sekolah SMPIT KHR Ma’mun Nawawi turut hadir memberikan sambutan dan ucapan selamat kepada para santri. Dalam pesannya, beliau menyampaikan kebanggaan atas capaian santri yang telah menempuh perjalanan panjang di dunia ilmu. “Selamat berjuang anak anakku, langkahmu jangan terhenti di SMP saja bahkan saya berharap ada dokter sampai presiden daripada alumni sini.
Ustadzah Salwa Fadilah Nawawi turut memberikan nasihat. Dalam sambutannya, beliau mengatakan, “dimanapun jalan kedepannya semoga ilmunya bermanfaat semoga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.”
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-baqiyatussholihat, KH. Jamaludin Nawawi, S.Pd, memberikan nasihat penuh hikmah. Ia menekankan bahwa kesabaran dan keikhlasan adalah kunci utama dalam menuntut ilmu. “Selagi orangtua masih mampu memberikan yang terbaik untuk pendidikanmu, jadikan itu sebagai motivasi terbesar untuk tidak mudah menyerah. Ilmu yang kamu kejar hari ini adalah bekal terbaik untuk membanggakan mereka kelak,” ungkapnya.
Dalam pidato penutup, KH. Jamaludin Nawawi,S.Pd juga mendoakan kepada seluruh santri.
Setelah itu Acara dilanjutkan dengan sungkeman kepala pengasuh ponpes Al-Baqiyatussholihat dan juga orang tua. Dilanjutkan dengan diberikan penyematan mendali dan syahadah kepada wisuda santri putra dan putri sebagai bukti telah selesai nya masa pembelajaran di pondok pesantren Albaqiyatussholihat
Acara Haflatul Wada Angkatan 87 ini ditutup dengan mushofahah dan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin. Diharapkan, para santri yang dilepas akan menjadi pribadi yang tangguh, berilmu, dan tetap menjunjung nilai-nilai keislaman yang telah mereka dapatkan selama di pesantren.






