Menu

Mode Gelap
Inilah Jadwal Streaming Channel Youtobe Pesantren Al Baqiyatussholihat Puasa 2024 : Almanak Cibogo Tetapkan Selasa Awal Puasa Ngaji Pasaran Bulan Ramadhan di Ponpes Al Baqiyatussholihat Resmi Dibuka Sambut Ramadhan, Pesantren Al Baqiyatussholihat Adakan Pengajian Kilatan (Pasaran) Malam Nisyfu Sya’ban Di Pesantren Al Baqiyatussholihat Keistimewaan Malam Nisfu Sya’ban

Pendidikan

Arafah, Hari Yang Paling Dicintai Allah ‘Azza Wa Jalla

badge-check


					Arafah, Hari Yang Paling Dicintai Allah ‘Azza Wa Jalla Perbesar

Dzulhijjah, merupakan salah satu nama dari bulan-bulan dalam Islam, dan merupakan golongan dari hari-hari yang Allah agungkan, muliakan dan cintai. Banyak sekali keterangan yang membahas akan keutamaannya, terlebih pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Sebagaimana bunyi sabda Rasulullah SAW yang artinya, “Tidak ada hari di mana amal saleh padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yakni 10 hari pertama Dzulhijjah.”

 

Di dalam kitab Fathul Baarii (Juz 3, hal.390), Ibnu Hajar menjelaskan mengenai keistimewaan sepuluh hari pertama tersebut yaitu karena disebabkan pada hari itu terkumpul ibadah-ibadah utama, seperti shalat, puasa, sedekah, dan haji. Sesuatu yang tidak ditemukan di bulan lain.

 

Dalam salah satu hadits sahih riwayat Imam Muslim, dari Sayyidatunna Aisyah r.a, Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Tidak ada satu hari pun yang Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka dibandingkan dengan hari ‘Arafah. Sebab pada hari itu Allah turun kemudian membangga-banggakan mereka di hadapan para malaikat dan berfirman, ‘Apa yang mereka inginkan?’ (Pasti akan aku kabulkan).”

 

Bahkan dalam hadits hasan yang diriwayatkan oleh Abu Qotadah, beliau berkata bahwa Rasullullah SAW bersabda :

صيام يوم عرفة اني احتسب على الله ان يكفر السنة التي قبله والسنة بعده.

Yang artinya, “Puasa di hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus do’a setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”

 

Namun, dalam tausiyahnya Ustadz Adi Hidayat, Lc. Menerangkan, bahwa penafsiran hadits tersebut adalah, “Menghapus dosa setahun yang lalu dan menjaga agar seseorang terhindar dari dosa pada satu tahun berikutnya.”

 

Imam Nawawi pun turut menjelaskan akan hadis tersebut, bahwasannya para Ulama menyatakan arti hadits tersebut maksudnya adalah menghapus dosa-dosa kecil saja. Jika tidak, sebagai keringanan dari dosa-dosa besar. Jika tidak, dapat mengangkat derajat.”

 

Selain itu, keutamaan berikitnya adalah bahwa pada hari Arafah merupakan hari terbaik untuk berdoa yang doa-doa tersebut tidak akan tertolak, sebagaimana hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Imam Amr Bin Syu’aib.

 

Dengan demikian, tingkatkanlah ibadah pada hari Arafah. Istimewakan ia dengan berpuasa, perbanyak istighfar, dzikiran, dan doa-doa baik. Karena pada hari itu Syetan-syetan sangat lemah sebab ampunan serta rahmat Allah sangat deras.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keistimewaan Bulan Muharram

8 Juli 2024 - 21:09

Sekilas Perihal Doa Akhir Dan Awal Tahun Hijriah

6 Juli 2024 - 14:13

Ustadzah Syifa Sayyidah Nafisah, L.c. Lolos Sebagai Peserta Pendidikan Kader Ulama (PKU) 2024

3 Juli 2024 - 14:53

Pondok Pesantren Al-Baqiyatussholihat Menjadi Tuan Rumah Pada kegiatan Launching Kampung Moderasi Beragama Dan Aksi Tanam Sejuta Pohon Kemenag Kabupaten Bekasi

9 Juni 2024 - 06:35

KH. Anwar Usia di Atas 60 Tahun Masih Ikut Ngaji Kilatan

9 Mei 2024 - 17:03

Trending di Biografi